Bermetodekan Mengamati, Mendokumentasi, Memetakan, dan Menarasikan
Sunday, November 29, 2015
#216 LKTL Melatih Dorongan Manusia
Kegiatan manusia memiliki keistimewaan. Keistimewaannya ialah manusia mempunyai dorongan selama beraktivitas. Contohnya manusia belajar agar bisa. Manusia makan agar sehat. Manusia olah raga agar sehat.
Itu sebagian kecil aktivitas manusia beserta dorongan/motivasi.
Demikian pula sebagai calon pengurus OSIS hendaklah memiliki motivasi. Dalam berorganisasi tentunya dibutuh beberapa dorongan. Ada tiga dorongan/motivasi yaitu berprestasi, leader dan berteman.
Berorganisasi merupakan wadah untuk berprestasi. Pemahaman berprestasi tidak cukup hanya bidang akademik semata melainkan juga prestasi non akademik. Wujudnya ialah ikut organisasi (OSIS). Lalu, dorongan leader, ikut organisasi merupakan wadah secara terstruktur seseorang belajar menjadi leader. Kualitas individu dalam hal leader beragam mulai tingkat rendah, sedang dan tinggi. Kualitas rendah dilatih agar sedang. Kualitas sedang dilatih agar tinggi.
Dalam hal dorongan pertemanan, organisaai merupakan wadah melatih pertemanan dan agar menambah pertemanan. Organisasi tidak cukup hanya kompak dan solid "buta." Artinya kompak melindungi negatif sesama teman .
Maka melalui kegiatan LKTL ini para calon pengurus OSIS menggali aneka manfaat demi pengembangan diri.
*) Disajikan dalam LKTL OSIS SMAK Santa Maria Malang, 23 Nopember 2015
Saturday, November 28, 2015
#2015 Karakter: Belajar dari Smartphone
Karakter: Belajar dari Smartphone
Karakter. Satu kata ini menjadi pembicaraan menarik. Tema menarik untuk seminar, pelatihan workshop. Bahkan ada mata kuliah khusus mempelajari "karakter."
Bangsa Indonesia mengalami penurunan karakter. Tindakan, perilaku makin jauh dari sisi manusiawi. Kekerasan, korupsi, perilaku asusila. Pelakunya pun makin variatif.
Pembangunan karakter tidak cukup hanya dipelajari dan dihafalkan. Tidak cukup hanya teks book. Karakter perlu digali, dikenali dan didalam lalu diaplikasikan.
Sebelum membangun karakter perlu mengenali dan memahami karakter diri. Karakter hanya bisa dilihat dalam perilaku, tindakan sehari-hari. Karakter tersusun dari berbagai indikator.
Agar sulit memahami karakter diri namun tidak perlu berputus asa. Ada cara sederhana memahami karakter diri.
Karakter diri diibaratkan smartphone. Tiap merk memiliki karakter berbeda. Beda merk beda karakter. Sama merk beda seri beda karakter. Setelah mempelajari smartphone, pembeda intinya ialah spesifikasinya.
Spesifikasi inilah pembeda antar smartphone. Spesifikasi smartphone secara umum sistem operasinya, prosesornya, RAMnya, SIMnya, kamera belakang, kamera depan, kamera depan dan baterainya.
Lalu bagaimana spesifikasi diri pribadi? Ini penting untuk digali, ditemukan, dipahami, sehingga nampak jelas karakter dirinya?
Baik kupasan lebih dalam sebagai berikut, sistem operasi maknanya dalam bekerja lebih kuat/atau maksimal individu atau tim. Prosesor maknanya kecerdasan maksimal dalam hal apa. RAM maknanya kekuatan mentalnya bagaimana. Baterai maknanya bagaimana etos kerja.
Hal hal tersebut hanya sebagian kecil pembentukan karakter.
Itulah kupasan tentang karakter.
*) Disampaikan untuk mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya Malang, 28 Nopember 2015
Karakter. Satu kata ini menjadi pembicaraan menarik. Tema menarik untuk seminar, pelatihan workshop. Bahkan ada mata kuliah khusus mempelajari "karakter."
Bangsa Indonesia mengalami penurunan karakter. Tindakan, perilaku makin jauh dari sisi manusiawi. Kekerasan, korupsi, perilaku asusila. Pelakunya pun makin variatif.
Pembangunan karakter tidak cukup hanya dipelajari dan dihafalkan. Tidak cukup hanya teks book. Karakter perlu digali, dikenali dan didalam lalu diaplikasikan.
Sebelum membangun karakter perlu mengenali dan memahami karakter diri. Karakter hanya bisa dilihat dalam perilaku, tindakan sehari-hari. Karakter tersusun dari berbagai indikator.
Agar sulit memahami karakter diri namun tidak perlu berputus asa. Ada cara sederhana memahami karakter diri.
Karakter diri diibaratkan smartphone. Tiap merk memiliki karakter berbeda. Beda merk beda karakter. Sama merk beda seri beda karakter. Setelah mempelajari smartphone, pembeda intinya ialah spesifikasinya.
Spesifikasi inilah pembeda antar smartphone. Spesifikasi smartphone secara umum sistem operasinya, prosesornya, RAMnya, SIMnya, kamera belakang, kamera depan, kamera depan dan baterainya.
Lalu bagaimana spesifikasi diri pribadi? Ini penting untuk digali, ditemukan, dipahami, sehingga nampak jelas karakter dirinya?
Baik kupasan lebih dalam sebagai berikut, sistem operasi maknanya dalam bekerja lebih kuat/atau maksimal individu atau tim. Prosesor maknanya kecerdasan maksimal dalam hal apa. RAM maknanya kekuatan mentalnya bagaimana. Baterai maknanya bagaimana etos kerja.
Hal hal tersebut hanya sebagian kecil pembentukan karakter.
Itulah kupasan tentang karakter.
*) Disampaikan untuk mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya Malang, 28 Nopember 2015
#214 Penderitaan Sosial
Penderitaan
Bahan renungan tgl 25 nopember 2015 diambil dari Injil Lukas 21:12-19.
Judul perikopnya ialah "Awal Penderitaan." Bacaan ini hanya sebagian saja. Membaca bacaan Injil terbagi dalam tiga bagian.
Bagian pertama yaitu penegasan bagi pengikut Kristus akan mengalami penderitaan. Bagian kedua yaitu pedoman bagi pengikut Kristus. Dan, bagian ketiga ialah janji bagi pengikut Kristus.
Kupasan bagian pertama, pengikut Kristus akan mengalami penderitaan. Apa saja penderitaan itu? Penderitaan terkelompokan seperti penderitaan fisik, penderitaan ekonomi, penderitaan rohani, penderitaan psikologis, penderitaan mental dan penderitaan sosial.
Kupasan lebih dalam ialah pwnderitaan sosial. Bagi pengikut Kristus akan mengalami penderitaan sosial. Seperti dalam tayangan televisi, pekerjaan, masyarakat sekitar, lingkungan kerja. Bahkan bagi pengikut Kristus agar mau naik pangkat "mau menjual dirinya" maka karir meningkat pesat dan cepat. Lain lagi, bagi pengikut Kristus yang bergerak didunia hiburan sama "mau menjual dirinya" agar makin populer dan sering tayang di televisi. Itulah penderitaan bagi pengikut Kristus didunia nyata.
Lalu, bagaimana sikap pengikut Kristus. Sebagi pengikut Kristus bacaan Injil adalah sumber Iman sumber harapan bahkan sumber pencerahan.
Ketika mengalami penderitaan sosial Injil memberikan suatu paduan pedoman dalam menyikapi.
Lukas 21:13-14 13) Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Menjadi hal aneh, bahwa dalam penderitaan justru diajak agar diposisikan sebagai kesempatan sebagai saksi. Kesempatan untuk bersaksi. Saksi hidup.
Dan, selama menjadi saksi kristus yang hidup kita diminta agar tidak mencari cari pembelaan versi diri sendiri. Namun diminta "agar tenang"
14) Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Pikiran tidak bekerja sendiri, membatasi diri agar tidak menduga duga. Karena cenderung lebih menambah kerumitan.
Jika pikiran tenang hati lebih lapang maka disitulah kesempatan bagi Kristus berkarya dalam diri. Tenang membwri ruang bagi kristus berkarya.
Dengan pikiran tenang hati lapang maka kata kata kalimat kalimat yang terucap akan lebih adem didengar bagi orang lain ato musuh sekalipun.
Ketika kita pikiran tenang dan hati lapang maka kita menyerahkan kristua bekerja dengan cara cara yang tidak terjangkau oleh otak kita dan tingkat rasional kita. Maka kita mengatakan cara kerja kristua tidak masuk akal.
Itulah jaminan Kristus dalam berkarya bagi kita yang memberi Kristus ruang kerja sepwrti dalam Lukas 21:18-19 Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."
Dan akhirnya injil hari ini membawa pesan
Seorang yang DEKAT dengan Tuhan Yesus bukan berarti tidak ada AIR MATA,
Seorang yang TAAT pada Tuhan Yesus bukan berarti tidak ada KEKURANGAN,
Seorang yang TEKUN berdoa, bukan berarti tidak ada Masa-masa SULIT
Tapi orang tersebut akan selalu mengalami PENYERTAAN Tuhan Yesus..
Seandainya BERGUMUL pasti ada HARAPAN
Seandainya di Padang Gurun pasti DIPELIHARA oleh Tuhan Yesus
Seandainya masih dalam PROSES suatu saat pasti DIPROMOSIKAN Tuhan Yesus. Biarlah TUHAN YESUS yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita karena Tuhan Yesus TAHU waktu yang TEPAT untuk memberikan yang TERBAIK.
Tidak mungkin bagi manusia.
Tapi bagiNYA tidak ada yang tidak mungkin.
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN.
Ketika hatimu terluka karena pengkhianatan.pelecehan.dll yang sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah & kecewa maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESABARAN.
Tetap semangat
Tetap sabar
Tetap tersenyum
Terus belajar
Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas KEHIDUPAN.
TUHAN YESUS menaruhmu di tempatmu yang sekarang, bukan karena kebetulan.
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui Kemudahan, Kesenangan & Kenyamanan. Mereka díbentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIRMATA
Ketika engkau mengalami sesuatu yang sangat berat dan merasa dítinggalkan sendiri dalam hidup ini ...
Kamu terluka.harga dirimu dijatuhkan.
Angkatlah tangan dan kepalamu ke atas...
Tataplah masa depanmu...
Ketahuilah...
TUHAN YESUS sedang mempersiapkanmu untuk menjadi orang yang luar biasa! Yang kamu tidak pernah bermimpi.tidak pernah menduga.
Bahan renungan tgl 25 nopember 2015 diambil dari Injil Lukas 21:12-19.
Judul perikopnya ialah "Awal Penderitaan." Bacaan ini hanya sebagian saja. Membaca bacaan Injil terbagi dalam tiga bagian.
Bagian pertama yaitu penegasan bagi pengikut Kristus akan mengalami penderitaan. Bagian kedua yaitu pedoman bagi pengikut Kristus. Dan, bagian ketiga ialah janji bagi pengikut Kristus.
Kupasan bagian pertama, pengikut Kristus akan mengalami penderitaan. Apa saja penderitaan itu? Penderitaan terkelompokan seperti penderitaan fisik, penderitaan ekonomi, penderitaan rohani, penderitaan psikologis, penderitaan mental dan penderitaan sosial.
Kupasan lebih dalam ialah pwnderitaan sosial. Bagi pengikut Kristus akan mengalami penderitaan sosial. Seperti dalam tayangan televisi, pekerjaan, masyarakat sekitar, lingkungan kerja. Bahkan bagi pengikut Kristus agar mau naik pangkat "mau menjual dirinya" maka karir meningkat pesat dan cepat. Lain lagi, bagi pengikut Kristus yang bergerak didunia hiburan sama "mau menjual dirinya" agar makin populer dan sering tayang di televisi. Itulah penderitaan bagi pengikut Kristus didunia nyata.
Lalu, bagaimana sikap pengikut Kristus. Sebagi pengikut Kristus bacaan Injil adalah sumber Iman sumber harapan bahkan sumber pencerahan.
Ketika mengalami penderitaan sosial Injil memberikan suatu paduan pedoman dalam menyikapi.
Lukas 21:13-14 13) Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.
Menjadi hal aneh, bahwa dalam penderitaan justru diajak agar diposisikan sebagai kesempatan sebagai saksi. Kesempatan untuk bersaksi. Saksi hidup.
Dan, selama menjadi saksi kristus yang hidup kita diminta agar tidak mencari cari pembelaan versi diri sendiri. Namun diminta "agar tenang"
14) Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.
Pikiran tidak bekerja sendiri, membatasi diri agar tidak menduga duga. Karena cenderung lebih menambah kerumitan.
Jika pikiran tenang hati lebih lapang maka disitulah kesempatan bagi Kristus berkarya dalam diri. Tenang membwri ruang bagi kristus berkarya.
Dengan pikiran tenang hati lapang maka kata kata kalimat kalimat yang terucap akan lebih adem didengar bagi orang lain ato musuh sekalipun.
Ketika kita pikiran tenang dan hati lapang maka kita menyerahkan kristua bekerja dengan cara cara yang tidak terjangkau oleh otak kita dan tingkat rasional kita. Maka kita mengatakan cara kerja kristua tidak masuk akal.
Itulah jaminan Kristus dalam berkarya bagi kita yang memberi Kristus ruang kerja sepwrti dalam Lukas 21:18-19 Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."
Dan akhirnya injil hari ini membawa pesan
Seorang yang DEKAT dengan Tuhan Yesus bukan berarti tidak ada AIR MATA,
Seorang yang TAAT pada Tuhan Yesus bukan berarti tidak ada KEKURANGAN,
Seorang yang TEKUN berdoa, bukan berarti tidak ada Masa-masa SULIT
Tapi orang tersebut akan selalu mengalami PENYERTAAN Tuhan Yesus..
Seandainya BERGUMUL pasti ada HARAPAN
Seandainya di Padang Gurun pasti DIPELIHARA oleh Tuhan Yesus
Seandainya masih dalam PROSES suatu saat pasti DIPROMOSIKAN Tuhan Yesus. Biarlah TUHAN YESUS yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita karena Tuhan Yesus TAHU waktu yang TEPAT untuk memberikan yang TERBAIK.
Tidak mungkin bagi manusia.
Tapi bagiNYA tidak ada yang tidak mungkin.
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN.
Ketika hatimu terluka karena pengkhianatan.pelecehan.dll yang sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah & kecewa maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESABARAN.
Tetap semangat
Tetap sabar
Tetap tersenyum
Terus belajar
Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas KEHIDUPAN.
TUHAN YESUS menaruhmu di tempatmu yang sekarang, bukan karena kebetulan.
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui Kemudahan, Kesenangan & Kenyamanan. Mereka díbentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIRMATA
Ketika engkau mengalami sesuatu yang sangat berat dan merasa dítinggalkan sendiri dalam hidup ini ...
Kamu terluka.harga dirimu dijatuhkan.
Angkatlah tangan dan kepalamu ke atas...
Tataplah masa depanmu...
Ketahuilah...
TUHAN YESUS sedang mempersiapkanmu untuk menjadi orang yang luar biasa! Yang kamu tidak pernah bermimpi.tidak pernah menduga.
Friday, November 27, 2015
#213 Glosarium Sosiologi Kelas X IPS
Glosarium
Kelas X
1.
Abstrak : tidak
berbentuk;tidak berwujud
2.
Anomi : suatu keadaa
dalam masyarakat yang ditandai oeh pandangan sinis (negative) terhadap sistem
norma, hlangnya kewibawaan hukum, dan diorganisasi hubungan antar manusia, atau
gejala ketidakseimbangan psikologis yang dapat melahirkan perilaku menyimpang
dalam bernagai manifestasi, kekosongan norma dan nilai yang konsisten dalam
masyarakat.
3.
Depresi : gangguan jiwa
pada seseorangan yang ditandai dengan perasaan yang merosot (seperti muram,
sedih, agama, dan sebagainya)
4.
Disorganisasi :
kekacauan yang disebabakan karena adana perubahan dalam lembaga atau badan
sosial tertentu
5.
Distorsi :
pemutarbalikan suatu fakta atau aturan,penyimpangan
6.
Efisien : tepat atau
sesuai untuk mengerjakan (menghasilkan) sesuatu (dengan tidak membuang waktu,
tenaga dan biaya); mampu menjalankan tugas dengan tepat dan cermat, berhasil
guna, bertepat guna
7.
Ego : bagian dari diri
yang rasional dan sadar yang mengatur pngekangan superego terhadap ide
8.
Empiris : berdasarkan
pengalaman (terutama yang diperoleh dari penemuan, percobaan, pengamatan yang
telah dilakukan)
9.
Enkulturasi : proses
pembelajaran kebudayaan sendiri dengan cara mempelajari adat istiadat, bahasa,
seni, agama, dan pendirian yang hidup dalam lingkungan kebudayaan masyarakatya
10. Fenomena
: gejala
11. Geng
: kelompok remaja (yang terkenal karena kesamaan latar belakang sosial,
sekolah, daerah, dan sebagainya)
12. Hakikat
: intisari atau dasar
13. Harmonis
: bersangkut paus dengan (mengenai) harmonis, seia sekata
14. Integrasi
: pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat
15. Intimidasi
: tindakan menakut-nakuti (terutama untuk memaksa orang atau pihak lain berbuat
sesuatu), gertakan, ancaman
16. Internalisai
: proses belajar dari seorang individu untuk mengolah segala perasaan, hasrat,
nafsu dan emosi yang berguna untuk membentuk kepribadiannya. Proses ini
berlangsung selama hidupnya
17. Isolasi
: pemisahan suatu hal dari hal atau usaha memencilkan manusia dari manusia
lain, pengasingan, pemencilan
18. Koalisi
: kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh suara di parlemen
19. Kompetiif
: bersifat kompetisi (persaingan)
20. Konformitas
: kesesuaian sikap dan perilaku dengan nilai dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat
21. Konkret
: nyata, benar-benar ada (berwujud, dapat dilihat, diraab, dsb)
22. Kondusif
: member peluang pada hasil yang diinginkan yang bersifat mendukung
23. Konvensi
: aturan atau praktik berdasaran persetujuan umum dan dipertahankan oleh
masyarakat secara umum, aturan atau praktik berwibawa yang diakui suatu cabang
seni atau ilmu tertentu. Dalam hukum insternasional konvensi berarti
persetujuan antara beberapa neara yang bukan bersifat politik, perjanjian
antara pihak-pihak yang berperang mengenal hal-hal tertentu, misalnya larangan
memakai jenis senjata tertentu tentang, misalnya larangan memakai jenis senjata
tertentu tentang penguburan serdadu-serdadu yang tewas, dan pertukara tawanan
perang.
#212 Glosarium Sosiologi Kelas XI IPS
Istilah kelas XI
1.
Akomodasi : Penyesuaian manusia
dalam kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan
konflik.
2.
Asosiasi : perkumpulan orang
yang mempunyai kepentingan bersama.
3.
Diferensiasi : proses pembedaan
hak dan kewajiban warga masyarakat berdasarkan perbedaan usia, jenis kelamin,
dan pekerjaan.
4.
Diskriminasi : pembedaan
perlakuan terhadap sesama warga Negara (berdasarkan warna kulit, golongan,
suku, ekonomi, agama, dan sebagainya).
5.
Eksplorasi : penjelajahan
lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahuan lebih banyak tentang keadaan
terutama sumber-sumber alam yang terdapat di tempat itu.
6.
Etnis : suatu kesatuan sosial
yang dapat dibedakan dari kesatuan yang lain berdasarkan akar dan identitas
kebudayaan, terutama bahasa.
7.
Etnografi : deskripsi tentang
kebudayaan suku-suku bangsa yang hidup.
8.
Etnosentrisme : suatu pandangan
kesukuan yang menganggap suku bangsanya lebih tinggi dari suku bangsa yang
lain.
9.
Hipotesis : sesuatu yang
dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi,)
meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan.
10. Interaksi sosial : hubungan sosial yang dinamis antara orang
perseorangan dan orang perseorangan, antara perseorangan dan kelompok, dan
antara kelompok dan kelompok.
11. Kesetaraan sosial : tata politik sosial di mana semua orang yang
berada dalam suatu masyarakat atau kelompok tertentu memiliki status yang sama.
12. Klasifikasi : penyusunan bersistem dalam kelompok atau golongan
menurut kaidah atau standar yang ditetapkan.
13. Konflik : suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga
kelompok) di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan
menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
14. Konsiliasi : usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih
untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan.
15. Kontravensi : proses persaingan dan pertikaian yang ditandai oleh
gejala ketidakpastian mengenai pribadi seseorang dan perasaan tidak suka yang
disembunyikan terhadap kepribadian seseorang.
16. Kriminalitas : hal-hal yang bersifat kriminal; perbuatan yang
melanggar hukum pidana.
17. Mediator : perantara (penghubung, penengah) yang bersedia bertindak
sebagai bagi pihak yang bersengketa itu.
18. Okupasional : berhubungan dengan pekerjaan atau tugas seseorang.
19. Paguyuban : kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan
batin yang murni, bersifat alamiah dan kekal.
20. Patembayan : kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan
lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek.
21. Politik aliran : suatu persekutuan orang-orang yang mempunyai paham
dasar yang sama serta memiliki struktur organisasi dan cita-cita yang khusus.
22. Primordialisme : suatu kesetiaan yang sangat mendasar terhadap
kelompok religinya atau agamanya.
23. Ras : segolongan manusia yang mempunyai ciri-ciri fisik yang sama.
24. Rasional : menurut pikiran dan pertimbangan yang logis; menurut
pikiran yang sehat; cocok dengan akal.
25. Segregasi : pemisahan (suatu golongan dari golongan lainnya);
pengasingan; pengucilan.
26. Stratifikasi : pengelompokkan penduduk atau masyarakat ke dalam
kelas-kelas secara bertingkat atas dasar kekuasaan, hak-hak istimewa, dan
prestise.
Tuesday, November 24, 2015
#211 Glosarium Sosiologi kelas XII IPS
1) Internasional crime
2) Transasional Crime
3) Cybercrime
4) Blue Color Crime
5) White Color Crime
6) Culture Lag
7) Culture Shock
8) Industrialisasi
9) Westernisasi
10) Globalisasi
11) Teori Perubahan Linear
12) teori Perubahan Menyebar
13) Modernisasi
14) Teori Mengerucut
15) Teori Perubahan Siklus
16) Culture Determinisme
17) Culture Activity
18) Penetration Violent
19) Amalgalasi
20) Akulturasi
21) Asimilasi
22) Anomine
23) Penetrasi
24) Primodialisme
25) Vested Interest
26) Difusi
27) Discovery
28) Invention
29) Progres
30) Regres
31) Perubahan Direncanakan
32) fatalisme
33) Perubahan Kecil
34) Vandalisme
35) Oportunis
36) Egoisme
37) Perubahan Besar
38) Kesenjangan
39) Pemberdayaan
40) Perubahan Yang Tidak Direncanakan
Calvin Hansel
XII IPS 3
SMAK Santa Maria
Malang
Wednesday, November 11, 2015
#210 Pemberdayaan Berorientasi Kearifan Lokal
Rangkuman
1.Pemberdayaan komunitas yang disebut Community Development adalah sebuah proses pembangunan jejaring interaksi dalam rangka meningkatkan kapasitas dari sebuah komunitas,mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat (United States Departement of Agricultur,2005)
2. Pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dari dua sudut pandang yaitu sebagai berikut:
A.Deficit based,merupakan program pemberdayaan masyarakat yang terpusat pada berbagai macam permasalahan yang ada serta cara-cara penyelesaiannya.
B.Strength based(berbasis kekuatan) adalah sebuah produk metode appreciative inquiry (merupakan sebuah metode yang memandaatkan kapasitas sistem manusia untuk perubahan yang positif dan menfokuskan pada pengalaman positif dan masa depan yang peuh dengan harapan) terpusat pada potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh individu atau organisasi untuk menjadikan hidup lebih baik.
3.Tujuan pemberdayaan masyarakat itu adalah:
a.peningkatan standar hidup.
b.meningkatkan percaya diri
c.peningkatan kebebasan setiap orang.
4.Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan konsep Community Based Development(CBD). CBD berfokus pada masalah dari masyarakat itu sendiri.
Ada 3 karakter utama dari CBD yaitu:
a.CBD berbasis sumber daya masyarakat
b.CBD berbasis partisipasi masyrakat
c. CBD berkelanjutan.
5.Prinsip dasar CBD yaitu sebagai berikut.
a.CBD memberikan break even dalam setiap kegiatan yang dikelola
b.CBD melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan yang dilakukan.
c.Antara pelatihan pembangungan fisik dan pengembangan usaha menjadi satu kesatuan.
d.Dalam mengimplementasikan CBD harus dapat memaksimalkan dana baik dari pemerintah swasta dan sumber-sumber donasi lainya.
e.CBD organization harus memfungsikan diri sebagai katalisator
6.Beberapa kelemahan dari pemberdayaan masyarakat yang dapat dikumpulkan adalah sebagai berikut.
a.kegiatan pemberdayaan rakyat selama ini ditujukan pada masyarakat lokal dan berfokus pada society problem(Edy Suharto,2011)
b.Ketergantungan pada sumber daya dari luar.
c.Struktur perekonomian yang berat sebelah diatas dan rapuh di bawah.
7. Hal-hal yang perlu diperlihatkan dalam melaksanakan proses pemberdayaan yaitu sebagai berikut.
a.Konsep pemberdayaan hendaknya dapat dipahami oleh pemimpin.
b. Terdapat perubahan budaya (culture change),baik pada budaya organisasi dan perusahaan.
c. Pemimpin harus memiliki kesadaran dalam dirinya,bahwa dalam implementasi dari konsep-konsep pemberdayaan pada akhirnya akan terjadi perubahan peran (role change) yang berimbas pada berkurangnya peran mereka.
d.Masayarakat harus siap merubah dirinya dan menghilangkan hambatan mental yang ada dalam diri mereka.
e.Proses pemberdayaan membutuhkan waktu dan energi adlam pendekatannya karena bertujuan menangkap pirkiran dan hati orang.
8. Prinsip-Prinsip pemberdayaan masayarakat terdiri atas:
a.Prinsip keberpihakan
b.Prinsip pemberdayaan
c.Prinsip masyarakat sebagai pelaku
9.Ciri-ciri pemberdayaan masyarakat antara lain:
a.pembentukan kelompok kecil
b.pemberian tanggung jawab kepada masyarakat
c.kepemimpinan kelompok dipegang warga masyarakat
d.tokoh masyarakat berperan sebagai fasilitator
e.proses pengambilan keputusan dalam setiap kegiatan harus berdasarkan musayawarah bersama atau hasil pemungutan suara
f.adanya kebersamaan pandang dan langkah dalam mecapai tujuan tertentu yang dapat ditimbulkan dari masalah-masalah aktual
g.metode yang digunakan atau dipilih harus dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi anggota masyarakat.
h.bahan diarahkan kepada kebutuhan/kenyataan hidup sehari-hari warga masyarakat
10.Kesepakatan global tentang pembangungan yang berkelanjutan di Rio de Janeiro pada tahun 1992 yang antara lain dijabarkan dalam agenda 21 menyatakan.:
A.pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangungan yang memenuhi kebutuhan generasi masa kini tanpa menghalangi pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.
b. keberlanjutan pembangungan harus bertumpu pada peningkatan kemandirian manusia sebagai subjek pembangungan.
c.peningkatan efektivitas manajemen pembangunan adalah melalui peningkatan kemitraan semua pelaku pembanguan pada jenjang manajemen di setiap bidang pembangunan.
11. Pendekatan pembangunan yang berorientasi komunitas manghasilkan poyek-proyek pembangunan yang berciri:
a.community oriented berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang bersangkutan
b.community based yaitu didasarkan pada sumber daya yang ada di masyarakat yang bersangkutan
c.community managed yang dikelola dengan partisipasi aktif para anggota masyarakat yang bersangkutan.
12. kearifan lokal adalah pengetahuan yang dikembangkan oleh para leluhur dalam menyiasati kelestarian lingkungan hidup sekitar mereka.dimana lingkungan itu secara langsung atau tidak telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakatnya menjadikan pengetahuan itu sebagai bagia dari budaya dalam hidup dan kehidupan dan memperkenalkan serta meneruskan itu dari generasi ke generasi secara terus menerus dan berkesinambungan.
13. Tipe-tipe kearifan lokal antara lain:
a.kearifan lokal dalam hubungan dengan makanan
b.kearifan lokal dalam hubungan dengan pengobatan
c.kearifan lokal dalam hubungan dengan sistem produksi
d.kearifan lokal dalam hubugan dengan perumahaan
e.kearifan lokal dalam hubungan dengan pakaian
f.kearifan lokal dalam hubungan dengan sesama manusia
14.Ciri-ciri kearifan lokal yaitu sebagai berikut
a.Mampu bertahan terhadap budaya luar.
b.memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur luar ke dalam budaysa asli
c. mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur budaya luar
d. mempunyai kemampuan mengendalikan
e. mampu memberi arah pada perkembangan budaya.
15.Jim Ife menyatakan bahwa kearifan lokal terdiri dari 6 dimensi yaitu.:
a.Pengetahuan lokal
b.Nilai lokal
c.ketampilan lokal
d.sumberdaya lokal
e.mekanisme pengambilan keputusan lokal
f dimensi solidaritas kelompok lokal.
16. Pendapat lain menyatakan bahwa bentuk kearifan lokal dapat dikategorikan ke dalam dua asprk yaitu kearifan lal yang berwujud nyata dan yang tidak berwujudd
a.Berwujud nyata
Bentuk kearifan lokal yang berwujud nyata meliputi beberapa aspekk berikut.
1)tekstual
2)bangunan/arsitekstual
3)Benda cagar budaya
b.tidak berwujud
17.Fungsi kearifan lokal yaitu sebagai berikut:
a.Kearifan lokal berfungsi untuk konversi dalam pelestarian sumber daya alam.
b.kearifan lokal berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia
c.Berfungsi sebagai pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
d.Berfungsi sebagai petuah kepercayaan dan pantangan
18.beberapa sektor di indonesia yang dapat dijadikan sasaran pemberdayaan anatara lain.
a.pemberdayaan pedagang dan pasar tradisional
b.pemberdayaan di sektor nelayan
c.pemberdayaan di sektor pertanian
d.pemberdayaan di sektor pariwisata
e.pemberdayaan di sektor lingkungan hidup.
19.Beatrice Willand merumuskan Ethics of Biospheral survival bahwa ekologis bumi baik langsung maupun tidak.
a.prinsip lingkungan holistik di mana sesuatu
b.keanekaragaman hayati sumber sumber kehidupan di bumi memerlukan berbagai kebudayaan morfologi fisiologi dan genetis yang hampir tak terbatas pada dunia hewan dan tumbuhan.
c.daur ulang sumber-sumber kehidupan yang ada di bumi atau penyebaran kembali sumber-sumber tersebut.
d.prinsip faktor lingkungan tertentu membatasi berfungsinya oraganisme-oraganisme hidup dalam semua ekosistem.
e.perilaku ekologi.
f. semua ekosistem mempunyai kemampuan tertentu untuk mempertahankan kehidupan.
G permulaan dan penstabilan ekosistem.
20.Langkah-langkah dalam pemberdayaan masyarakat.
a.sosialisasi program
b.kajian secara partisipatif
c.lokakarya hasil kerja
d.menjaring aspirasi masyarakat
e.perumusan tesra tim pelaksana dan badan pengawas.
f.pelaksanaan program.
g.monitoring dan evaluasi
h.laporan dan pendokumenan.
21. Menurut Professor E. Gumbira Sa’id MA ada 9 elemen kunci ekofisiensi yang dapt meningaktakan daya saing global di antaranya:
a.Aspek-aspek kepemimpinan (leadership)
b.kemampuan untuk meninjau ke depan(fresight)
c.budaya perusahaan atau bisnis yang mendukung (corporate culture)
d.teknik manajemen ( management global)
e.daur hidup menejemen ( life cycle management)
f.riset dan pengembangan
g. proses produksi dan operasi.
h. aspek pemasaran serta layanan purna jurnal.
i. pemanfaatan kembali limbah.
1.Pemberdayaan komunitas yang disebut Community Development adalah sebuah proses pembangunan jejaring interaksi dalam rangka meningkatkan kapasitas dari sebuah komunitas,mendukung pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan kualitas hidup masyarakat (United States Departement of Agricultur,2005)
2. Pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dari dua sudut pandang yaitu sebagai berikut:
A.Deficit based,merupakan program pemberdayaan masyarakat yang terpusat pada berbagai macam permasalahan yang ada serta cara-cara penyelesaiannya.
B.Strength based(berbasis kekuatan) adalah sebuah produk metode appreciative inquiry (merupakan sebuah metode yang memandaatkan kapasitas sistem manusia untuk perubahan yang positif dan menfokuskan pada pengalaman positif dan masa depan yang peuh dengan harapan) terpusat pada potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh individu atau organisasi untuk menjadikan hidup lebih baik.
3.Tujuan pemberdayaan masyarakat itu adalah:
a.peningkatan standar hidup.
b.meningkatkan percaya diri
c.peningkatan kebebasan setiap orang.
4.Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan konsep Community Based Development(CBD). CBD berfokus pada masalah dari masyarakat itu sendiri.
Ada 3 karakter utama dari CBD yaitu:
a.CBD berbasis sumber daya masyarakat
b.CBD berbasis partisipasi masyrakat
c. CBD berkelanjutan.
5.Prinsip dasar CBD yaitu sebagai berikut.
a.CBD memberikan break even dalam setiap kegiatan yang dikelola
b.CBD melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan yang dilakukan.
c.Antara pelatihan pembangungan fisik dan pengembangan usaha menjadi satu kesatuan.
d.Dalam mengimplementasikan CBD harus dapat memaksimalkan dana baik dari pemerintah swasta dan sumber-sumber donasi lainya.
e.CBD organization harus memfungsikan diri sebagai katalisator
6.Beberapa kelemahan dari pemberdayaan masyarakat yang dapat dikumpulkan adalah sebagai berikut.
a.kegiatan pemberdayaan rakyat selama ini ditujukan pada masyarakat lokal dan berfokus pada society problem(Edy Suharto,2011)
b.Ketergantungan pada sumber daya dari luar.
c.Struktur perekonomian yang berat sebelah diatas dan rapuh di bawah.
7. Hal-hal yang perlu diperlihatkan dalam melaksanakan proses pemberdayaan yaitu sebagai berikut.
a.Konsep pemberdayaan hendaknya dapat dipahami oleh pemimpin.
b. Terdapat perubahan budaya (culture change),baik pada budaya organisasi dan perusahaan.
c. Pemimpin harus memiliki kesadaran dalam dirinya,bahwa dalam implementasi dari konsep-konsep pemberdayaan pada akhirnya akan terjadi perubahan peran (role change) yang berimbas pada berkurangnya peran mereka.
d.Masayarakat harus siap merubah dirinya dan menghilangkan hambatan mental yang ada dalam diri mereka.
e.Proses pemberdayaan membutuhkan waktu dan energi adlam pendekatannya karena bertujuan menangkap pirkiran dan hati orang.
8. Prinsip-Prinsip pemberdayaan masayarakat terdiri atas:
a.Prinsip keberpihakan
b.Prinsip pemberdayaan
c.Prinsip masyarakat sebagai pelaku
9.Ciri-ciri pemberdayaan masyarakat antara lain:
a.pembentukan kelompok kecil
b.pemberian tanggung jawab kepada masyarakat
c.kepemimpinan kelompok dipegang warga masyarakat
d.tokoh masyarakat berperan sebagai fasilitator
e.proses pengambilan keputusan dalam setiap kegiatan harus berdasarkan musayawarah bersama atau hasil pemungutan suara
f.adanya kebersamaan pandang dan langkah dalam mecapai tujuan tertentu yang dapat ditimbulkan dari masalah-masalah aktual
g.metode yang digunakan atau dipilih harus dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi anggota masyarakat.
h.bahan diarahkan kepada kebutuhan/kenyataan hidup sehari-hari warga masyarakat
10.Kesepakatan global tentang pembangungan yang berkelanjutan di Rio de Janeiro pada tahun 1992 yang antara lain dijabarkan dalam agenda 21 menyatakan.:
A.pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangungan yang memenuhi kebutuhan generasi masa kini tanpa menghalangi pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.
b. keberlanjutan pembangungan harus bertumpu pada peningkatan kemandirian manusia sebagai subjek pembangungan.
c.peningkatan efektivitas manajemen pembangunan adalah melalui peningkatan kemitraan semua pelaku pembanguan pada jenjang manajemen di setiap bidang pembangunan.
11. Pendekatan pembangunan yang berorientasi komunitas manghasilkan poyek-proyek pembangunan yang berciri:
a.community oriented berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang bersangkutan
b.community based yaitu didasarkan pada sumber daya yang ada di masyarakat yang bersangkutan
c.community managed yang dikelola dengan partisipasi aktif para anggota masyarakat yang bersangkutan.
12. kearifan lokal adalah pengetahuan yang dikembangkan oleh para leluhur dalam menyiasati kelestarian lingkungan hidup sekitar mereka.dimana lingkungan itu secara langsung atau tidak telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakatnya menjadikan pengetahuan itu sebagai bagia dari budaya dalam hidup dan kehidupan dan memperkenalkan serta meneruskan itu dari generasi ke generasi secara terus menerus dan berkesinambungan.
13. Tipe-tipe kearifan lokal antara lain:
a.kearifan lokal dalam hubungan dengan makanan
b.kearifan lokal dalam hubungan dengan pengobatan
c.kearifan lokal dalam hubungan dengan sistem produksi
d.kearifan lokal dalam hubugan dengan perumahaan
e.kearifan lokal dalam hubungan dengan pakaian
f.kearifan lokal dalam hubungan dengan sesama manusia
14.Ciri-ciri kearifan lokal yaitu sebagai berikut
a.Mampu bertahan terhadap budaya luar.
b.memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur luar ke dalam budaysa asli
c. mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur budaya luar
d. mempunyai kemampuan mengendalikan
e. mampu memberi arah pada perkembangan budaya.
15.Jim Ife menyatakan bahwa kearifan lokal terdiri dari 6 dimensi yaitu.:
a.Pengetahuan lokal
b.Nilai lokal
c.ketampilan lokal
d.sumberdaya lokal
e.mekanisme pengambilan keputusan lokal
f dimensi solidaritas kelompok lokal.
16. Pendapat lain menyatakan bahwa bentuk kearifan lokal dapat dikategorikan ke dalam dua asprk yaitu kearifan lal yang berwujud nyata dan yang tidak berwujudd
a.Berwujud nyata
Bentuk kearifan lokal yang berwujud nyata meliputi beberapa aspekk berikut.
1)tekstual
2)bangunan/arsitekstual
3)Benda cagar budaya
b.tidak berwujud
17.Fungsi kearifan lokal yaitu sebagai berikut:
a.Kearifan lokal berfungsi untuk konversi dalam pelestarian sumber daya alam.
b.kearifan lokal berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia
c.Berfungsi sebagai pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
d.Berfungsi sebagai petuah kepercayaan dan pantangan
18.beberapa sektor di indonesia yang dapat dijadikan sasaran pemberdayaan anatara lain.
a.pemberdayaan pedagang dan pasar tradisional
b.pemberdayaan di sektor nelayan
c.pemberdayaan di sektor pertanian
d.pemberdayaan di sektor pariwisata
e.pemberdayaan di sektor lingkungan hidup.
19.Beatrice Willand merumuskan Ethics of Biospheral survival bahwa ekologis bumi baik langsung maupun tidak.
a.prinsip lingkungan holistik di mana sesuatu
b.keanekaragaman hayati sumber sumber kehidupan di bumi memerlukan berbagai kebudayaan morfologi fisiologi dan genetis yang hampir tak terbatas pada dunia hewan dan tumbuhan.
c.daur ulang sumber-sumber kehidupan yang ada di bumi atau penyebaran kembali sumber-sumber tersebut.
d.prinsip faktor lingkungan tertentu membatasi berfungsinya oraganisme-oraganisme hidup dalam semua ekosistem.
e.perilaku ekologi.
f. semua ekosistem mempunyai kemampuan tertentu untuk mempertahankan kehidupan.
G permulaan dan penstabilan ekosistem.
20.Langkah-langkah dalam pemberdayaan masyarakat.
a.sosialisasi program
b.kajian secara partisipatif
c.lokakarya hasil kerja
d.menjaring aspirasi masyarakat
e.perumusan tesra tim pelaksana dan badan pengawas.
f.pelaksanaan program.
g.monitoring dan evaluasi
h.laporan dan pendokumenan.
21. Menurut Professor E. Gumbira Sa’id MA ada 9 elemen kunci ekofisiensi yang dapt meningaktakan daya saing global di antaranya:
a.Aspek-aspek kepemimpinan (leadership)
b.kemampuan untuk meninjau ke depan(fresight)
c.budaya perusahaan atau bisnis yang mendukung (corporate culture)
d.teknik manajemen ( management global)
e.daur hidup menejemen ( life cycle management)
f.riset dan pengembangan
g. proses produksi dan operasi.
h. aspek pemasaran serta layanan purna jurnal.
i. pemanfaatan kembali limbah.
Subscribe to:
Posts (Atom)