Monday, January 26, 2015

#60 Bermain Petualangan



Nama Panjang saya MELANIA DWI ANGGRAENI, teman sebaya saya sering memanggil saya Melani. Saya dilahirkan oleh ibu saya pada tanggal 16 September 2000. Di keluarga saya, saya adalah anak kedua dari dua bersaudara.  Saya adalah keturunan asli orang Jawa dan saya asli orang Malang. Dari kecil sampai sekarang saya menghabiskan waktu saya di kota Malang. Alamat rumah saya di kota Malang JL. Letjendsutoyo III/23b. Kota Malang adalah tempat bersejarah bagi saya. Karena setiap hari saya mengukir sejarah yang telah saya alami selama saya tinggal di kota Malang ini.
Ketika waktu saya kecil, sekitar umur 7 tahun, saya berbeda dengan teman sebaya saya. Karena teman saya waktu itu sangat senang bermain boneka, tetapi pada waktu itu saya tidak senang bermain boneka. Saya lebih menyukai bermain petualangan. Pada waktu saya kecil, saya suka bertualang. Pada waktu itu di dekat rumah saya ada sebuah sungai yang tidak dialiri oleh air. Saya hampir setiap hari bermain di sungai itu.
Menurut saya hal ini adalah aib dalam kehidupan saya waktu kecil. Saya dulu jika minta uang kepada orang tua saya jika tidak di beri. Saya sukanya gulung-gulung di depan pintu rumah. Dan yang paling menyebalkan ketika saya gulung-gulung di depan pintu saya tidak pernah ditolong orang tua saya. Sampai-sampai saya pernah ketiduran di depan pintu rumah saya. Menurut saya, saya adalah anak paling nakal di keluarga saya. Jadi cerita saya waktu kecil dahulu adalah salah satu memori yang selalu saya ingat sampai sekarang.
Pendidikan saya mulai taman kanak-kanak, saat saya masih berada di taman kanak-kanak, saya bersekolah di TK. Pelita. Kemudian saya melanjutkan pendidikan saya di tingkat SD, saat saya SD,saya bersekolah di SDN. LOWOKWARU 1. Saat ini saya masih menempuh pendidikan sekolah menengah pertama di SMP. YPK SCHOOL FOR LIFE.
Selama saya menempuh pendidikan, saya juga pernah mengikuti lomba-lomba yang saya minati. Contohnya saya pernah mengikuti Lomba altletik tingkat kelurahan dan kecamatan (SD), lomba mewarna (SD), Lomba Marching Band (SD), Turnament basket (SMP), Lomba KIR (SMP), Lomba Paduan Suara (SMP).
Saya memiliki cita-cita menjadi seorang pilot dan pengusaha yang sukses. Dan saya juga memiliki hobi berenang, bulu tangkis, bermain sepak bola dan basket. Selain itu saya juga mempunyai hobi mendengarkan musik, terutama musik pop.

#59 Surabaya Carnival



  Tempat-Tempat yang pernah saya kunjungi dan menarik bagi saya dan keluarga
Pada tanggal 2  Januari 2015,  saya dan semua seluruh   keluarga saya pergi ke sebuah tempat di Kota Surabaya saya keluarga saya berpergian ke Kota Surabaya dan saya dan keluarga saya pergi ke Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya.
Dan kemudian saya dan semua keluarga saya masuk ke Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya yaitu setelah rel kereta api saya masuk melewati KOREM (Komando Resiman) dan kemudian kami melanjutkan perjalanan kami ke Surabaya Carnival kami melewati tempat box milik mobil Countainer dan kemudian sampai di Surabaya Carnival saya dan keluarga saya menunngu di sekitaran Korem (Komando Resiman) tersebut sampai jam 3 sore dan kemudian kami semua  masuk dan membeli tiket masuk. Saya dan keluarga saya dibeikan 1 tiket yang terusan yang berarti semua permainannya gratis dan boleh dinaikinya semua nya dan mamam dan papa saya maembeli tiket yang biasa dan disana kami bisa menaiki E-Bike bagi para pengunjung yang telah capek untuk berjalan dengan kaki mereka semua maka kita semua tinggal menghubungi tempat perswwaan E-bike tersebut dan kita cukup mengambil uang kita sebesar 100.000 saja, dan kita sudah bisa menggunakan E-bike tersebut selama 3 jam dan kemudian dikembalikan ke tempat persewaan awal E-bike tersebut kemudian ada dapat berjalan-jalan lagi.
Di Surabaya Carnival wahananya sangat banyak sekali dan harga-harga nya sangat terjangkau sekali dan sangat sangat mengenangkan sekali  dan kalau dibandingkan degan tempat wisata BNS (Batu Night Spectacullar) Kota Batu tetapi berhububung saya dan keluarga saya pergi ke Surabaya Carnival waktu tahun baru dan disana saya dapat bermain Gokart dengan harga 60.000 3 lap dan 80.000 7 lap dan saya berada di belakang lajur kemudi sendirian selama 7 lapdan saya berlomba-lomba dengan pengunjung lainnya sampaiarus di finish saya yang menang. Dan ada juga film 4 Demensi dan 3 Demensi,Perang Laser dan lampion,  Dan rumah  kaca dan tempat jual RotiBoy dan baju-baju dengan harga yang sangat murah-murah.
Andi Djaya Widjaya /VII
SMP YPK  E-learnning School For Life
Jalan Kelud 14 Malang

#58 Masa Peralihan Ke Dewasa

Keluguan di masa SD
Jatuh cinta tidaklah hanya dirasakan pada masa-masa SMA saja. Namun pada masa sekolah dasar. Saya menempuh pendidikan Sekolah Dasar saya di SDK Santa Maria 3 Malang. Dan rasa itu mulai muncul ketika saya berada di kelas 5 SD akhir. Saya mulai menyukai seorang gadis cantik yang sekarang berbeda sekolah. Dan disitulah konflik mulai terjadi.
Konfik dimulai ketika sudah berada di kelas 6. Teman terdekat saya yang sering saya buat cerita bersama, bermain bersama, justru juga menyukai gadis tersebut. Hal itu pastinya membuat saya menjadi ‘cemburu’ dan mulai terjadi perselisihan dan pertentangan di antara kami berdua. Hubungan kamipun makin lama makin tidak sedekat biasanya.
Suka yang saya alami adalah, ketika kita dalam masa peralihan menuju kedewasaan, kita dapat merasakan berbagai hal yang berubah dalam diri kita. Baik fisik maupun psikis. Kita dapat merasakan bagaimana jatuh cinta kepada seorang lawan jenis. Dukanya, terkadang cinta dapat merobek hubungan persahabatan kita. Apalagi kalau sahabat kita juga menyukai gadis yang sama.
Solusi dari konflik tersebut, saya akhirnya merelakan gadis tersebut pada teman saya itu karena nasihat yang diberikan kepada saya bahwa masa-masa yang saya alami saat itu adalah masa perubahan untuk menuju ke dewasa. Hal tersebut adalah hal yang wajar. Namun sebaiknya fokuskan diri untuk belajar persiapan ujian saat itu.
Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa kita harus berpikir selektif dalam melakukan sesuatu yang penting. Apakah dengan berpacaran kita dapat mencapai masa depan kita sampai merelakan teman baik kita. Ataukah persahabatan dan komunikasi dengan sesama yang harus ditingkatkan dan merelakan gadis impian kita untuk masa depan lebih baik.

Erhan XI IIS 4 / 31
SMAK Santa Maria Malang

#57 MOS


“Selamat pagi adik!” sapa kakak MOS , kepada kami adik kelas. Setelah upacara selesai , kami diminta untuk masuk ke kelas dan menyanyikan yel-yel MOS dan salam. Semuanya tidak hafal dan masih sangat malu malu untuk bernyanyi . Kami tidak suka diajak bernyanyi dan akhirnya pun kakak pembimbing marah kepada kelas X6.
MOS berlangsung selama 3 hari. Hari pertama , yel yel dan salam MOS pun aku tidak hafal . Lalu bekal makanan yang sudah ditentukan pun tidak seperti yang diminta kakak MOS. Aku dimarahi , aku membela karena alasan lupa dan terlalu banyak tugas yang telah diberikan.
Saat hari kedua, terlambat datang masuk sekolah. Hukuman pun diberikan, tapi aku tidak mau menaatinya karena alasan datang terlambat ku disebabkan oleh waktu yang ditentukan terlalu pagi dan masih banyak yang harus disiapkan. Jadi alasanku diterima dan hukumanku dibatalkan.
Hari ketiga , cukup menyenangkan karena ada permintaan maaf dan sapa hangat dari semua adik dan kakak MOS. Saat hari ketiga ada malam kreasi seni yang ditampilkan dari adik MOS sendiri. Makan bersama dan saling bernyanyi sangat terasa kebersamaan kami. Aku meminta maaf sebab kenakalan dan kesalahanku.
Solusi dari kenakalanku , meminta maaf dan tidak akan mengulanginya . Dari situpun masa sekolahku di SMA dimulai dan aku belajar dari setiap tugas dan permasalahan yang ada. Karena MOS pula untuk mendidik siswa baru agar lebih siap di jenjang SMA ini.

Paskalis XI IIS 4/25
SMAK Santa Maria Malang 

#56 Yang Berkepanjangan

Pada saat saya SMP saya mengalami suatu konflik dengan salah satu teman yang baru saya kenal yang bernama Wanda. Saya pada awalnya menganggap dirinya biasa-biasa saja dalam kelas dan dalam proses belajar mengajar. Hingga saya menyadari bahwa dirinya lebih pintar di kelas. Selain pintar ia juga sangat popular di sekolah sebagai anak yang mendapat peringkat paling bagus di SMP. Hal tersebut membuat saya jengkel ketika dirinya mulai menyombongkan diri di dalam kelas, yang akhirnya menimbulkan perselisihan diantara kami.
Saat kelas satu saya mengalami hal konflik yang cukup berkepanjangan dengan dirinya. Hal tersebut berawal saat kami saling mengejek dan Wanda tidak terima dengan ucapan saya. Hingga akhirnya kami mulai saling berkelahi menggunakan fisik, dan hal tersebut ditonton oleh teman-teman sekelas. Kabar mengenai perkelahian kami pun diketahui oleh waki kelas kami, dan kami dibawa ke ruang BK. Di sana kami menceritakan mengenai masalah diantara kami, dan guru BK mulai menganjurkan kami agar saling memaafkan satu sama lain. Hal tersebut sami setujui agar tidak terjadi lagi adanya siswa yang berkelahi di sekolah.
Besoknya kami sudah saling makin akrab satu sama lain. Hubungan kami pun semakin erat hingga akhirnya ia menceritakan mengenai dirinya. Ternyata Wanda sudah tidak memiliki ibu kandung lagi dan hal tersebut membuat saya canggung karena telah berbuat kasar padanya. Tetapi dia mengatakan agar jangan mengasihani dirinya dan tetap menjalin hubungan pertemanan yang baik dengan saya. Saya pn mengerti dan pada saat itu kami mulai menjadi teman akrab di sekolah maupun diluar.
Ada pula saat-saat dia mulai mengejek saya lagi di kelas, namun saya menganggapnya sebagai lelucon dan tidak mau membesar-besarkannya. Saya dan Wanda akhirnya menjadi teman satu kelas selama 3 tahun di bangku SMP. Dan selama disekolah diri saya semakin menjadi dewasa setelah semakin akrab dengan Wanda. Hingga akhirnya kenaikan kelas dan penerimaan rapot saya selalu mendapat renking 3 dan Wanda renking 2.
Pelajaran yang dapat saya ambil dari masalah tersebu ialah, agar tidak menilai orang hanya dari penampilannya saja. Dan siapa tahu kita dapat menjalin persahabatan yang cukup akrab dengan orang tersebut. Maka dari hal tersebut kita dapat semakin dewasa dalam menghadapi suatu konflik dan menjadi pribadi yang disegani oleh orang di sekitar kita. Sehingga kita dapat menjalin pertemanan yang baik dengan siapa saja.

Sambadya XI IIS 4 
SMAK Santa Maria Malang 

#55 Teman Yang Buruk

Kejadian bermula saat saya duduk di bangku sekolah dasar kelas 6,dimana saya mengalami masalah dengan nilai dan perubahan sikap yang drastic,nilai un,try out hingga tugas tugas turun semua,masalah ini dilibatkan oleh sayan dan teman sekelompok saya saat di bangku SD.saya mempunyai teman teman yang ternyata hanya bias membawa dampak negative bagi saya . Dimana seharusnya akhir sekalah dasar saya bisa mampu lebih baik,namun malah yang tejadi kebalikannya.
Ini dimulai saat saya mulai mendapat teman teman baru di kelas 6 saat itu,awalnya saya bwerpikir teman teman ini mampu membawa saya jadi anak yang lebih baik,namun perkiraan itu salah mereka malah membawa saya jadi anak yang nakal,malas,suka berbicara kotor,dan seenaknya sendiri,yang ujungnya membuat nilai saya hancur lebur ,saya jadi anak yang kurang bias diatur,dan juga mungkin beberapa anak lain tidak suka dengan sikap saya dan teman teman saya yang buruk itu,
Suka duka dalam menjalani masalah tersebut adalah saya sekarang bisa belajar dari pengalaman,saya bisa membedakan mana teman yang baik,mana teman yang buruk dan jangan sampai ditiru,dan saya bisa mengubah hal hal buruk saat SD untuk jadi lebih baik,dukanya adalah saya tidak bias mengganti dan hanya mampu menyesali atas hancurnya nilai saya di akhir sekolah dasar tersebut ,namun dari pelajaran tersebut saya bias punya keinginan untuk bangkit,
Penyelesaian dari masalah tersebuat adalah saya berusaha tidak mudah terhasut oleh teman teman,saya berusaha menjauh dari teman teman yang membawa dampak negative,saya belajar untuk tidak menjadi anak yang bersifat buruk,dan tidak mudah memakan omongan teman yang justru bisa menjerumuskan saya.
Hal yang bisa dipetik dari kejadian ini adalah saya harus bisa belajar dari pengalaman agar tidak jatuh ke lubang yang sama,saya juga jadi punya motivasi untuk jadi lebih giat belajar agar nilai SD tidak terulang lagi,lita semua juga harus bisa mulai memilah mana yang baik,mana yang salah,karena tidak semua teman mampu membawa mu ke hal lebih positive,bukan berarti kita harus pilih pilih teman tapi setidaknya cukup tiru kebaikkannya,bukan keburukannya.

 Felicia.Anggawinata XI IIS2/10
SMAK Santa Maria Malang 

Sunday, January 25, 2015

#54 C.I.N.T.A


Pada Suatu ketika pada awal kelas 1 SD hingga kelas 4 SD saya mempunyai seorang yang special yang bernama Kristina Puspo. Dari dulu kelas 1 saya sudah mulai suka dengannya. Tapi itu semua kandas dikarenakan saya dan tina berbeda kelas hingga kelas 4 SD. Saya sempat berpikir bagaimana saya bisa dapat bersamanya lagi. 
Saya mempunyai rasa sayang kepadanya, sejak saya mengenalnya dari dulu kelas 1 SD. Dalam pemikiran saya tina itu merupakan suatu sosok anak wanita yang cantik, manis, dan mudah bergaul. Dalam hidup saya itu sudah termasuk dalam kategori pilihan saya. Saya mencari seorang yang punya kriteria sama dengan saya.
Sukaduka saya dalam hal seperti ini sih Cuma dikit aja. Suka saya yaitu bisa mengenal Tina lebih dekat dan menjadikan tina sebagai seorang yang special dalam hidup saya selama di SD. Kalau Dukanya banyak yaitu, saya tidak bisa sekelas dengan tina, kedua Tina menjadi cuek ketika tidak sekelas dengan saya dan yang ketiga saya merasa gagal mendapatkan tina kembali.
Dalam persolan ini penyelesian yang bisa saya buat adalah hanya bisa berpasrah kepadanya, jika memang tina bukan adlah jodoh saya. Ya saya harus bilang apalagi, saya hanya bisa mengelus hati saya saja dan bersabar untuk semuanya ini.
Pelajaran yang bisa saya petik dari persolan ini adlah pertama: Jika dia merasa kurang cocok dengan saya, saya harus bersabar, kedua, jika dia cuek dengan saya berarti saya krg ada perhatian dengan dia. Dan untuk yang terakhir pelajaran yang bisa dipetik adalah “janganlah kamu terlalu berharap kepada seseorang sebelum seseorang itu merasa kurang sreg dengan anda”. 

Yosia Saputra Gunadi
XI IIS4/32
SMAK Santa Maria Malang