Wednesday, July 29, 2015

#109 Cita-Cita Butuh Usaha


Sekilas tentang penulis, nama saya Reggy Caroline Detaya saya biasa dipanggil Reggy, saya siswa SMAK Santa Maria Malang dan duduk di kelas XII. Saya lahir di Malang pada tanggal 31 Mei 1998. Saya mempunyai beberapa hoby yaitu membaca dan jalan-jalan.
Sekarang ini, kita masuk di masa yang sangat modern, dimana sudah banyaknya keinginan-keinginan yang ingin dicapai oleh manusia modern. Keinginan tersebut muncul dalam diri kita disaat kita merasa yakin bahwa diri kita akan mampu melakukannya. Keinginan tersebut bisa beruba cita-cita atau keinginan untuk melakukan sesuatu di masa yang akan datang.
Saya mempunyai keinginan berupa cita-cita yang sangat ingin saya wujudkan. Cita-cita saya yaitu ingin menjadi seorang designer pakaian. Untuk menjadi seorang designer, tentu saya harus melewati berbagai proses dan beberapa tahapan. Proses tersebut yaitu setelah lulus dari bangku SMA saya akan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. Saya juga akan memilih dan mengambil jurusan fashion design. Alasan saya memilih cita-cita itu karena saya sangat tertarik sekali di dalam bidang fashion. Karena, menurut saya, fashion tidak akan ada habisnya.
Selain saya, pasti orang lain juga mempunyai cita-cita tersendiri yang sangat ingin diwujudkan. Keinginan tersebut bisa berasal dari beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah faktor keluarga (orang tua), idola, membaca/melihat (televisi,majalah,internet,dll), hoby dan diri sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi pilihan saya sebagai seorang fashion design yaitu berasal dari saya membaca/melihat dari majalah maupun internet. Setelah melihat dan membaca dari berbagai sumber, saya tertarik dan ingin sekali terjun dalam bidang tersebut.
Usaha saya demi mewujudkan cita-cita saya yaitu dengan cara belajar dengan tekun dan berusaha yang terbaik. Tentu tanpa usaha, saya tidak akan bisa mewujudkan cita-cita saya itu. Dalam melakukan usaha, saya tidak dapat melakukannya seorang diri. Saya akan membutuhkan orang lain yang terlibat dalam usaha saya. Maka dari itu, saya akan melakukan proses bersosialisasi,dalam bersosialisasi maka saya akan mendapatkan support dari orang tua atau teman-teman atau orang-orang disekitar saya.
Kesimpulan dari semuanya adalah setiap orang pasti mempunyai mimpi tersendiri yang bisa saja berbeda yang sangat ingin diwujudkan. Keinginan tersbut bisa berasal dari faktor-faktor yang mempegaruhinya. Selain itu juga dibutuhkan usaha dan semangat yang berasal dari diri kita sendiri. Dalam melakukan usaha tersebut kita juga akan membutuhkan orang lain melalui proses bersosialisasi. Sekian dari artikel yang dapat saya buat, semoga dapat berguna bagi setiap orang yang membacanya. Sekian Terima Kasih.

#108 Cita-Citaku Motivasiku


Sekilas tentang penulis, nama saya Valentha Chisty Febiawati banyak orang memanggil saya Valentha saya lahir di Malang ,30 Januari 1998.       
Setiap orang pasti memiliki cerita dan cita-cita dalam hidupnya yang memotivasi dan memicu agar hidupnya lebih maju dan memiliki tujuan. Begitu pula dengan saya, pada waktu kecil dan duduk di bangku SD. Setiap ada orang yang bertanya kepada saya mengenai cita-cita  saya. Pasti saya menjawab ingin menjadi seorang dokter atau guru. Bukan kebetulan saja tetapi itu pasti menjadi jawaan umum bagi anak-anak. Mungkin pada waktu di usia tersebut kita belum mengetahui apa arti dari cita-cita sehingga kita menjawab sesuai apa yang ada dalam pikiran kita .
Semakin bertambahnya usia kita pasti kita juga mulai binggung dan mulai memikirkan apa tujuan hidup kita. Mungkin sekilas kita pernah bertanya-tanya mengapa kita harus sekolah dan lain-lain. Nah, dari situ kita dapat mengerti apa yang kita dapatkan setelah lulus sekolah bahkan setelah menjadi sarjana. Banyak orang bilang bahwa masa SMA adalah masa dimana kita mencari atau menemukan jati diri kita. Hal tersebut bukan hanya opini melainkan fakta yang nyata .
Begitu pula dengan saya. Setelah serhasil duduk di bangku SMA awalnya saya bimbang untuk memilih jurusan antara IPS  dan IPS. Seiring berjalannya waktu pada saat saya naik tingkat duduk di kelas 11 saya memilih untuk mengambil jurusan IPS. Karena saya berpikir bahwa IPS adalah jurusan yang luas. Dalam arti, banyak wawasan untuk mencari pekerjaan. Setelah saya memutuskan untuk mengambil IPS saya mulai berpikir kembali, apa tujuanku mengambil jurusan ips dan apa yang akan aku dapatkan stelah saya mengambil jurusan ips .ips sangat berhubungan kuat dengan ekonomi dan akutansi.  Akuntan dan akunting yang ada di pikiran saya lalu saya mencoba mencari tau dan bagaimana peran seorang akuntan atau akuntig dalam suatu perusahaan. Dan, setelah saya mengetahui saya tertarik untuk menjadi seorang akunting .
Bagi saya akuntasi bukanlah pelajara yang mudah dan gampang untuk dipelajari. Tapi pilihanku untuk menjadi seorang akunting adalah motivasiku untuk mau mempelajari dan mengetahui lebih lanjut. Karena menjadi seorag akunting bukanlah hal yang mudah karena seorang akunting hruslah bertanggungjawab atas laporan keuangan dalam suatu perusahaan .
Peran Sosiologi bagi cita-citaku yaitu melalui pelajaran tersebut peran nilai yang saya dapatkan yaitu dalm pembentukan karakter atau kepribadian. Karena hal tersebut pasti akan kita gunakan untuk hidup dalam lingkup pekerjaan maupun kelompok sosial.

#107 Sosiologi dan Cita-Citaku



Sosiologi adalah pelajaran milik anak IPS yang mempelajari mengenai hubungan social dan hubungan dengan sesama manusia agar menjadi lebih baik. Sosiologi sendiri mengajaran banyak hal mengenai cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik,dari sisi  itu sosiologi telah memberi saya pelajaran yang sesuai dengan cita-citaku untuk menjadi pengacara. Pengacara sendiri adalah profesi yang mementingkan cara kita atau kelihaian kita dalam berkomunikasi dengan sesama. Karena didalam profesi ini kita akan melakukan pembelaan terhadap orang yang bersangkutan di dalam ranah hukum.

            Sosio sendiri menjadi  suatu pelajaran yang cukup bermanfaat dalam cita-cita yang saya pilih.Selain mengajarkan cara berkomunikasi, sosio juga mengajrkan kita cara mengatasi dan menghadapi konflik setiap hari dalam pergaulan dan dalam masyarakat.Konflik sendiri adalah “makanan” setiap hari yang sudah seharusnya dialami tiap orang.Tetapi yang membuat sulit adalah kebanyakan orang tidak tahu bagaimana cara menghadai dan mebgatasi konflik agar tidak menjadi lebih rumit dan berakibat pada hal-hal fatal lainnya.Lewat sinilah sosiologi berperan dalam profesi pilihan saya karena,dalam profesi pengacara “konflik” merupakan sajian utama daalam pekerjaan ini.

            Di samping peran Sosiologi,pada saat ini saya juga akan menceritakan apa alasan dan siapa yang menjadi alasan saya memilih profesi ini.Saya memilih profesi pengacara bukan karena paksaan maupun seorang tokoh idola,jadi yang menjadi alasan saya memilih profesi ini adalah diri saya sendiri.Karena saya merasa tertarik untuk menjalani profesi ini,di sisi lain saya juga sangat tertarik untuk mempelajari semua hal yang meliputi pekerjaan atau profesi ini.Seperti mempelajari hukum dan sebagainya.Inilah yang menjadi alas an utama saya  memilih profesi pengacara yang menurut saya adalah profesi yang tidak “nyaman” bagi para orang yang bekerja di dalam profesi ini.

            Di samping alas an utama passtilah terdapat alas an-alasan lain seperti,ingin sukses dan saya merasa profesi ini sangatlah cocok untuk menyalurkan kesukaan saya pada berbicara.Menurut saya profesi ini sangat cocok dan memberi saya ruang untuk lebih ber eksplorasi mengenai cara berbicara,menghadapi lawan berbicara,dan mempelajari cara berbicara yang baik dan benar.Berbicara menurut saya adalah hal fatal yag harus kita jadikan ‘senjata” utama saat menghadapi orang.Dari kata-kata seseorang kita bisa melihat kepribadian seseorang dan tingkat intelejen seseorang jadi,saya berfikir bahwa profesi ini adalah suatu profesi yang cocok dan sesuai dengan pemikiran dan kepribadian saya.

            Pemilihan profesi adalah suatu hal yang fatal bagi kita anak SMA.Karena pada titik inilah kita harus memilih dan menentukan kemana arah hidup kita.Pemilihan cita cita atau profesi ini sendiri harus dilakukan secara tepat agar tidak ada penyesalan di hari kelak.Menurut saya,kita harus memilih profesi yang kita sukai,bukan karena alas an materiil atau paksaan.Karena jika kita memilih profesi karena alas an alas an yang hanaya sesaat kita akan mengalami kejenuhan pada saat kita menjalani profesi pilihan kita dalam jangka waktu yang lama.Dan juga kita harus mengingat satu hal,pelajaran di sekolah juga pasti memberi andil terhadap cita-cita apapun yang kita pilih. Entah dalam skala kecil maupun besar. Jadi belajar atau menimba ilmu di sekolah merupakan batu pijakan pertama kita dalam meraih cita-cita kita.
Oleh Owen XII IPS 2

#106 Cita-Cita

Setiap orang ingin mencapai kesuksesan. Kesuksesan bisa diukur dengan berbagai macam cara. Jika pelajar diukur dengan naik kelas atau lulus. Jika pekerja diukur jabatan meningkat. Jika pekerja sosial diukur peran bermasyarakat.

Pecapaian itu adalah proses penentuan arah. Sasaran apa dalam pencapaian tersebut. Secara umum sasaran pencapaian disebut cita-cita. Apa cita-citamu? Ingin pencapaian apa dalam hidup?

Memang tidak mudah menentukan cita-cita. Ada beberapa sebab sulitnya menentukan cita-cita. Karena terbatasnya wawasan. Tidak memiliki idola. Tidak mau menggali. Dan, tidak dikondisikan untuk menentukan cita-cita.

Dari beberapa kesulitan diatas maka untuk membantu menemukan cita-cita dapat menggunakan cara sederhana berikut ini.

Cita-cita bisa ditemukan bersumber dari keluarga, idola, membaca, mendengar-melihat, hoby, diri sendiri.

Kelima sumber cita cita bisa mulai diamati, dicermati, sehingga bisa membantu memilah dan memilih. Dan, selanjutnya adalah menemukan pencapaian diri.

Selamat mengamati!

Wednesday, May 6, 2015

#105 Resume : Manusia Bermasalah dengan Alam

Judul buku     : Pendidikan Agama Katolik di Perguruan Tinggi Umum
Penulis           : Ratna Gultom
Penerbit         : Bina Media Perintis  Medan
Tahun             :2007

1.   Lingkungan Hidup
Pada kisah penciptaan, kita dapat melihat betapa Allah telah merancang sedemikiaan indah alam semesta beserta isinya.Allah melihat semua itu baik adanya. Allah menciptakan bumi dan segala isinya, dan menyerahkan semuanya kepada manusia. Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sempurna dan hidup sebagai citra Allah yang tujuan mulia, yaitu memelihara alam ciptaan. Dan diberi hak untuk mengatur alam semesta beserta isinya dan kelangsungan hidup manuais di dunia.Keindahaan dan keharmonisan alam lingkungannya. Alam lingkungan hidup kita sesungguhnya sangat indah dan harmonis. Bila kita mengamati dan merefleksikan dengan seksama, sebernarnya alam kita sungguh menakjubkan separti tanah, air, udara, flora dan fauna. Jika kita memperhatikan dengan teliti di dalam alam lingkungan kita terhadap rantai kerja sama antara semua unsur yang saling menunjang dan menghidupi satu sama lain.
2.      Sebab utama perusakan lingkungan hidup
Ada beberapa  sebab kerusakan lingkungan diantaranya :
a.       Manusia
Sebab utama  pencemaraan dan kerusakan lingkungan adalah manusia. Manusia kerap serakah, memburu keuntungannya sendiri, memboroskan sumber alam,karena merasa diri sebagai tuan atas lingkungan sekitarnya. Dan tidak bertanggung jawab untuk makhluk lain dan generasi yang akan datang.


b.      Kepadatan penduduk dan kemiskinaan
Kepadatan penduduk dan kemiskinaan dapat mendorong orang mengekplorasikan sumber daya alam utuk mempertahankan hidup. Apalagi kalau penduduk miskin, maka gampang terjadi pencemaraan lingkungan dan pemamfaatan sumber alam sekitar yang sering tidak bertanggung jawab.
c.       Pandangan yang keliru tentang pembangunan, kesejahteraan, dan hidup modern
Banyak orang berpikir untuk hidup sejahtera dan modern dengan berbagai sarana dan aksesoris yang bersifat serba material. Pembagunan identic dengan gedung-gedung pencakar langit, jalan-jalan lebar, pabrik-pabrik. Keutuhan ekologi dan hidup yang tentram dan ramah lingkungan tidak masuk akal dalam kesejahteraan dan moderinitas. Nilai keunikan lingkungan, nilai sejarah, arsitek tua dikorbankan begitu saja dengan alas an ekonomis dan pembangunan.

3.      Macam-macam perusakan dan pencemaraan lingkungan hidup
a.       Perusakan hutan  (flora)
Ø  Penebangan pepohonan demi perluasan lahan pertanian, kota, pabrik, tempat rekreasi dan jalan secara tidak bertanggung jawab.
Ø  Penebangan hutan untuk perusahaan kertas dan lain-lain
b.      Pemusnahaan fauna
Ø  Nafsu manusia untuk berburu untuk rekreasi
Ø  Terancam punah karna diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya, gadingnya, keindahan bentuk dan bunyinya.
c.       Pencemaraan air dan laut
Ø  Air minum dicemari oleh bahan kimia beracun dan limbah deterjen dari rumah tangga
Ø  Air laut dikotori oleh minyak dan bahan kimia yang dibawa dari sungai dari kota raksasa.
d.      Pencemaraan udara
Ø  Udara dicemari oleh asap pabrik dan kendaraan
Ø  Udara menjadi bau busuk karena timbunan sampah dan limbah pabrik
e.       Pencemaran dan perusakan tanah
Ø  Pembuangan timah hitam dari mobil-mobil
Ø  Penimbunan dan pembuangan  barang-barang sisa yang beracun
Ø  Pestisida, minyak bekas, yang dibuang disembarangan tempat
Ø  Erosi yang disebabkan oleh pengundulan hutan

 4.      Akibat pencemaran dan perusakan lingkungan hidup
a.       Akibat pencemaran tanah
Tanah mempunyai kehidupan dan memberikan kehidupan kepada semua makhluk hidup di bumi ini. Kesuburan tanah merosot jika tanah tidak dikelola dengan baik. Jika tanah menjadi kritis dan mati, maka segala tumbuhan akan meranggans, ternak dan manusia akan kekurangan gizi dan merana. Kehidupan kita tergantung pada tanah.
b.      Akibat dari penebangan jalur hijau (hutan)
1.      Banyak daerah mata air mulai mengering dan debit air muali menurun.
2.      Tanah kering dan gersang
3.      Lenyap berbagai satwa
4.      Hutan menjadi gundul dan suhu udara menjadi tinggi
c.       Akibat perburuan dan pembunuhan margasatwa
Banyak margasatwa yang terancam punah dan tidak akan kembali.
d.      Akibat pencemaran air dan udara
Kita sudah mulai mengalami akibat dari perusakan alam lingkungan kita. Bencana banjir,tanah longsor, kemarau panjangberbagai penyakit aneh mulai mewabah.

5.   Pesan kitab suci bagi manusia dalam kaitan dengan perusakan alam lingkungan
Kitab Kejadian bab 3, menceritakan bagaiman Tuhan memberikan kepada manusia pertama suatu taman yang indah subur.tuhan membarikan semuanya dan berpesan supaya pohon yang ditengah titaman tidak ganggu gugat. Sebenarnya itu “perintah”.
Pesan kepada kita :
a.       Manusia sesungguhnya diciptakan Allah menurut gambar-Nya. Artinya, diciptakan sebagai wakil Allah diberi tugas untuk menguasai ciptaan lainnya. Tidak berarti merusaknya dan menghisapnya sampai habis, tetapi mengatur untuk kebahagiaan makhluk  Allah. Sehingga, alam juga dapat dinikmati oleh umat manusia sepanjang hayat.
b.      Alam semesta ini bukan hanya untuk manusia atau sekelompok manusia yang saat ini memiliki sarana dan kemampuan untuk memamfaatkannya saja, tetapi untuk semua generasi manusia kini dan manusia yang akan datang.

Nama/npm       : Yolanda Fulgensia Bouk/140401140001
Universitas Kanjuruhan

Malang 

#104 Duniaku

SMAK Santa Maria, di sana aku menempuh pendidikan selama masa SMA. Dan pada tahun ini aku duduk di kelas di bangku kelas 3 SMA. Detik-detik ini aku sedang menunggu pengumuman kelulusan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap hidupku. Banyak di antara teman-temanku yang sudah menemukan universitas di mana mereka akan melanjutkan kuliah nantinya. Namun, berbeda denganku, aku masih menunggu jadwal untuk tes masuk Sekolah Tingg Akuntansi Negara (STAN), universitas  milik pemerintah yang diimpikan banyak siswa. Saringan untuk masuk universitas ini pun tidak mudah, banyak tes yang harus dilalui.
Ada banyak aktivitas yang aku lakukan selama beberapa tahun belakangan ini. Namun dari banyak hal yang aku lakukan itu, basket adalah aktivitas yang paling menarik. Bukan hanya seni men-drible bola basket yang ditemukan di sana, melainkan juga canda tawa, kebersamaan dari orang-orang yang entah aku kenal atau tidak, belajar bagaimana harus focus, bersabar, melihat sekeliling, bekerja sama, selalu punya target dan kebesaran hati. Saat bermain basket, dunia terasa hanya menjadi milik aku dan tim-ku.
Sekitar 6 tahun lalu kira-kira aku mulai tergila-gila dengan olahraga ini, tepatnya saat aku duduk di kelas 1 SMP. Aku tentunya tidak langsung menjadi pemain hebat saat itu. Bahkan pada hari pertama aku latihan basket, aku menggunakan celana jeans pendek. Sungguh merupakan kejadian yang lucu saat itu karena saat itu aku memang benar-benar tidak tahu apa itu basket. Dalam perjalanan waktu, aku menemukan banyak suka dan duka hingga akhirnya aku dapat memainkan olahraga ini.
Teman-teman yang belajar basket bersamaku bukanlah pemain basket yang hebat, seperti para pemain NBA. Mereka sama seperti aku, masih belajar dari bawah. Di antara teman-temanku waktu SMP, bisa dikatakan bahwa aku yang memiliki kegigihan yang tinggi dalam belajar basket. Hal ini memacu teman-temanku untuk tidak mau kalah dan bersaing secara sehat denganku. Ada salah satu coach-ku yang pernah berkata: “Di Indonesia olahraga yang paling sering dimainkan adalah sepakbola. Namun, basket adalah salah satu olahraga yang membutuhkan pemahaman yang dalam untuk memainkannya.” Secara tidak langsung perkataan coach-ku ini membuatku merasa bangga bisa bermain basket dengan baik. Suatu kebanggaan dapat memainkan olahraga yang tidak semua orang dapat melakukannya.
Bukan hanya belajar basket, selama 6 tahun menggeluti olahraga ini, aku juga sudah banyak menghasilkan prestasi, mulai dari lingkup kecil sampai besar. Awalnya tim yang kubawa hanya menang di kejuaraan dalam kota. Namun, setelah beberapa tahun, tim-ku bisa mendapatkan juara di kawasan antar kota.
Tidak hanya belajar basket di sekolah, aku juga mengikuti latihan basket di klub basket. Kebetulan sekali bahwa pelatih di klub ini merupakan pelatihku juga saat SMP dulu. Pak Frans adalah pemilik dan sekaligus pelatih kepala di klub ASABA. Beliau mengajarkan begitu banyak hal untukku. Keberhasilanku dalam bermain basket tak lepas dari campur tangan beliau.
Banyak tangan pula yang membuat hidupku berkembang hingga saat ini. Tak hanya di basket, aku juga mengikuti beragam kegiatan sosial di OSIS SMAK Santa Maria dan kegiatan-kegiatan rohani di gereja. Memang benar bahwa ada banyak tantangan yang harus aku lewati untuk terus naik ke “level” selanjutnya. Namun berkat tangan Tuhan, keluarga, saudara, teman dan guru, semua yang kulewati terasa menakjubkan. Karena itu aku sungguh berterima kasih kepada setiap orang yang ikut campur tangan dalam setiap hal dihidupku. “Level”ku tak akan hanya berhenti sampai di sini. Aku berharap untuk dapat terus naik ke “level” yang lebih tinggi dalam setiap aktivitas yang aku lakukan. Harapan itu tentunya bukan hanya untukku, melainkan juga untuk setiap orang yang ada di sekelilingku juga. Aku berharap bahwa setiap kami dapat naik ke “level” yang lebih tinggi dalam setiap hal baik di hidup kami.
Oleh Amanda Sandy Ardilla