Wednesday, July 29, 2015

#111 Mulailah dengan yang benar




BIODATA ;

Nama saya yonathan hartono rahardjo , saya lahir di malang tanggal 15 bulang oktober tahun 1997. Saya mempunyai hobi bermain basket, dan moto hidup saya adalah “JUST BE YOURSELF AND DO THE RIGHT THINGS.” Cita cita saya adalah menjadi motivator terkenal di dunia. Bintang saya libra seperti timbangan.


Sekarang saya bersekolah di SMAK SANTA MARIA MALANG, tepatnya di kelas 12. Saya bersekolah sudah hampir 3 tahun, setelah lulus melanjutkan kuliah di kampus yang saya inginkan. Saat ini saya mendapatkan tugas dari guru saya yang bernama bapak kukuh, tugas ini tentang cita cita saya dan hubungan nya dengan sosiologi. Sudah hampir 3 tahun saya diajar oleh pak kukuh dan dia adalah guru terbaik dan terasyik menurut saya. Saya akan menceritakan sedikit mengenai pak kukuh ini, dia orang nya sangat baik kepada murid, sangat tegas kepada murid, dan terutama dia selalu tepat waktu.

Cita cita saya sangatlah simple yaitu menjadi motivator yang bisa membuat dan memberikan motivasi kepada seseorang yang membutuhkannya. Saya sangat ingin membuat hidup orang lain senang dan merasakan yang sama apa yang dirasakan oleh orang lain juga. Jaman sekarang ini banyak sekali orang yang harus membutuhkan teman atau orang yang bisa mendengarkan mereka bercerita tentang kepedihan dan kesedihan yang mereka derita. Nah untuk itu saya ingin membantu sesama saya.

Di jaman sekarang ini banyak hubungan yang retak, banyak sekali orang – orang yang bercerai karena alasan alasan yang sederhana, buat apa hal tersebut di lakukan kalau kita bisa membuat dunia lebih baik dari sebelumnya. Pilihan hidup itu sangat lah banyak sekali di kehidupan ini, tidak hanya itu itu saja, banyak sekali alasan alasan yang lebih bagus untuk memulai hidup yang baru. Hidup itu tidak hanya untuk pasangan, hidup yang sesungguhnya adalah dimana kamu sudah mempunyai apa yang membuat kamu senang seumur hidup yaitu kebahagiaan.

Motivator sangat berhubungan dengan sosiologi karena sosiologi mempunyai kegiatan interaksi antara makhuk sosial di sekitar kita, dan dapat membangun relasi atau hubungan yang lebih baik dari sebelumnya, dan membuat interaksi yang baik dengan sesama dan memberi arahan arahan yang benar untuk mempunyai tujuan hidup yang benar dan dapat membuat hati orang lain senang. Sosiologi juga membantu kita belajar untuk berinteraksi dengan sesama kita dan membangun relasi antar makhluk sosial kita. Kebanyakan orang-orang jarang ingin membangun relasi antar makhluk sosial.

Motivasi awal dari membangun relasi dengan makhluk sosial dan dapat memberi masukan masukan yang membangun manusia lainnya. Mulailah hidup dengan sesuatu yang benar dan bahagia, karena hidup harus disyukuri dan dijaga sampai mati. Kebahagian itu dapat dicari, tetapi susah untuk mendapatkannya, karena kebahagian itu adalah suatu kelangkaan yang berada di dunia yang bulat ini.





#110 Cita Cita Itulah Judulnya



Biodata
Kelas           : XII IPS 1
Alamat       : Bandulan gang 8 (Perum Griya Sapta Royal)
Cita-Cita    : Insyinyur Arsitek / Kotraktor
Moto hidup: Tetap Semangat dalam menjalani hidup
Lahir          : Surabaya



Hubungan Cita-Cita dengan sosiologi :
Hubungan Cita-Cita dengan sosiologi menurut saya yaitu, adanya interaksi sosial dalam mewujudkan cita-cita. Rasa kepedulian terhadap sesama makhluk social, komunikasi antar dua makhluk social pun bisa menyebabkan cita-cita terwujud. Setiap hari, pasti kita selalu berkomunikasi dengan orang-orang lainnya, baik dengan orang yang kita kenal maupun yang tidak kita kenali. Nah, sama halnya pun, dalam mewujudkan cita-cita, pasti ada komunikasi antar dua orang atau lebih.
 Cita-cita pasti tak akan terwujud, jika tidak memiliki dasar social dalam ilmu sosiologi, yaitu komunikasi. Contoh Hubungan Cita-cita dengan sosiologi pada saya: Saya ingin menjadi Kontraktor rumah, Saya punya banyak sekali rumah yang saya beli dan saya kontrak bertahun-tahun, kemudian saya ingin menjalankan bisnis kontraktor.
Untuk menjalankan bisnis, saya harus mencari orang yang membutuhkan rumah untuk tinggal sementara. Dengan mencari or9*ang yang mau kontrak , saya harus menyebarkan informasi tentang rumah yang saya kontrak kan di website maupun di selebaran iklan. Setelah mendapatkan orang yang mau kontrak, saya harus berkomunikasi dengan orang tersebut, untuk berdiskusi tentang harga kontrak di bayar per bulan, atau pertahun, dan berapa lama ia mengontraknya. Nah, dalam berdiskusi, komunikasi pun terjadi, jadi, itulah hubungan Cita-cita saya dengan sosiologi, karena adanya komunikasi dalam mewujudkan cita-cita.
               Cita-Cita yang saya pilih tadi, itu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu, orang tua, melihat, dan hobby saya sendiri. Pada awalnya, orang tua menyuruh saya untuk menjadi insyinyur arsitek atau kontraktor, karena dengan menjadi begitu, akan cepat kaya, dan memiliki uang banyak. Saya pun juga mematuhinya, karena saya memang ingin menjadi orang yang paling kaya di Indonesia, selain itu karena melihat, saya sering melihat para insyinyur membangun gedung dan mengatur anak buahnya untuk kerja, saya sangat tertarik dengan hal itu, kemudian karena hobby. Hobby saya adalah menggambar, saya suka menggambar pemandangan, perumahan, dan sebagaiya. Saya ingin meningkatkan gambar saya dengan menggambar struktur bangunan, rumahan ,atau gedung. Itulah mengapa saya memiih cita-cita saya.
Dalam mewujudkan cita-cita, ada banyak hal yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan. Untuk mewujudkan cita-cita, kita harus berlatih bertanggung jawab, mengasah ilmu lebih banyak lagi, karena ilmu sebagai pedoman dan penunjuk arah, Berdisiplin, agar tidak membuang-buang waktu dalam mewujudkan cita-cita, tekun, dan berdoa. Cita-cita tidak akan terwujud juga apabila kita tidak berdoa, meminta tuhan untuk membantu kita dalam mewujudkan cita-cita. Doa pun sangat membantu.
Selain itu, ada hal yang tidak boleh dilakukan dalam mewujudkan cita-cita, yaitu malas mengatur waktu, bisa menyebabkan waktu terbuang dalam mewujudkan cita-cita, egois, rasa percaya diri yang sangat tinggi, sombong pada diri sendiri, merendahkan orang lain, karena dirinya dianggap lebih hebat dari pada orang lain, kurang disiplin, dan sebagainya. Banyak sekali hambatan-hambatan yang menghalangi kita untuk mewujudkan cita-cita. Oleh karena itu, saya harus berhati hati dan lebih tegas terhadap hambatan-hambatan yang ada pada diri saya.

#109 Cita-Cita Butuh Usaha


Sekilas tentang penulis, nama saya Reggy Caroline Detaya saya biasa dipanggil Reggy, saya siswa SMAK Santa Maria Malang dan duduk di kelas XII. Saya lahir di Malang pada tanggal 31 Mei 1998. Saya mempunyai beberapa hoby yaitu membaca dan jalan-jalan.
Sekarang ini, kita masuk di masa yang sangat modern, dimana sudah banyaknya keinginan-keinginan yang ingin dicapai oleh manusia modern. Keinginan tersebut muncul dalam diri kita disaat kita merasa yakin bahwa diri kita akan mampu melakukannya. Keinginan tersebut bisa beruba cita-cita atau keinginan untuk melakukan sesuatu di masa yang akan datang.
Saya mempunyai keinginan berupa cita-cita yang sangat ingin saya wujudkan. Cita-cita saya yaitu ingin menjadi seorang designer pakaian. Untuk menjadi seorang designer, tentu saya harus melewati berbagai proses dan beberapa tahapan. Proses tersebut yaitu setelah lulus dari bangku SMA saya akan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. Saya juga akan memilih dan mengambil jurusan fashion design. Alasan saya memilih cita-cita itu karena saya sangat tertarik sekali di dalam bidang fashion. Karena, menurut saya, fashion tidak akan ada habisnya.
Selain saya, pasti orang lain juga mempunyai cita-cita tersendiri yang sangat ingin diwujudkan. Keinginan tersebut bisa berasal dari beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah faktor keluarga (orang tua), idola, membaca/melihat (televisi,majalah,internet,dll), hoby dan diri sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi pilihan saya sebagai seorang fashion design yaitu berasal dari saya membaca/melihat dari majalah maupun internet. Setelah melihat dan membaca dari berbagai sumber, saya tertarik dan ingin sekali terjun dalam bidang tersebut.
Usaha saya demi mewujudkan cita-cita saya yaitu dengan cara belajar dengan tekun dan berusaha yang terbaik. Tentu tanpa usaha, saya tidak akan bisa mewujudkan cita-cita saya itu. Dalam melakukan usaha, saya tidak dapat melakukannya seorang diri. Saya akan membutuhkan orang lain yang terlibat dalam usaha saya. Maka dari itu, saya akan melakukan proses bersosialisasi,dalam bersosialisasi maka saya akan mendapatkan support dari orang tua atau teman-teman atau orang-orang disekitar saya.
Kesimpulan dari semuanya adalah setiap orang pasti mempunyai mimpi tersendiri yang bisa saja berbeda yang sangat ingin diwujudkan. Keinginan tersbut bisa berasal dari faktor-faktor yang mempegaruhinya. Selain itu juga dibutuhkan usaha dan semangat yang berasal dari diri kita sendiri. Dalam melakukan usaha tersebut kita juga akan membutuhkan orang lain melalui proses bersosialisasi. Sekian dari artikel yang dapat saya buat, semoga dapat berguna bagi setiap orang yang membacanya. Sekian Terima Kasih.

#108 Cita-Citaku Motivasiku


Sekilas tentang penulis, nama saya Valentha Chisty Febiawati banyak orang memanggil saya Valentha saya lahir di Malang ,30 Januari 1998.       
Setiap orang pasti memiliki cerita dan cita-cita dalam hidupnya yang memotivasi dan memicu agar hidupnya lebih maju dan memiliki tujuan. Begitu pula dengan saya, pada waktu kecil dan duduk di bangku SD. Setiap ada orang yang bertanya kepada saya mengenai cita-cita  saya. Pasti saya menjawab ingin menjadi seorang dokter atau guru. Bukan kebetulan saja tetapi itu pasti menjadi jawaan umum bagi anak-anak. Mungkin pada waktu di usia tersebut kita belum mengetahui apa arti dari cita-cita sehingga kita menjawab sesuai apa yang ada dalam pikiran kita .
Semakin bertambahnya usia kita pasti kita juga mulai binggung dan mulai memikirkan apa tujuan hidup kita. Mungkin sekilas kita pernah bertanya-tanya mengapa kita harus sekolah dan lain-lain. Nah, dari situ kita dapat mengerti apa yang kita dapatkan setelah lulus sekolah bahkan setelah menjadi sarjana. Banyak orang bilang bahwa masa SMA adalah masa dimana kita mencari atau menemukan jati diri kita. Hal tersebut bukan hanya opini melainkan fakta yang nyata .
Begitu pula dengan saya. Setelah serhasil duduk di bangku SMA awalnya saya bimbang untuk memilih jurusan antara IPS  dan IPS. Seiring berjalannya waktu pada saat saya naik tingkat duduk di kelas 11 saya memilih untuk mengambil jurusan IPS. Karena saya berpikir bahwa IPS adalah jurusan yang luas. Dalam arti, banyak wawasan untuk mencari pekerjaan. Setelah saya memutuskan untuk mengambil IPS saya mulai berpikir kembali, apa tujuanku mengambil jurusan ips dan apa yang akan aku dapatkan stelah saya mengambil jurusan ips .ips sangat berhubungan kuat dengan ekonomi dan akutansi.  Akuntan dan akunting yang ada di pikiran saya lalu saya mencoba mencari tau dan bagaimana peran seorang akuntan atau akuntig dalam suatu perusahaan. Dan, setelah saya mengetahui saya tertarik untuk menjadi seorang akunting .
Bagi saya akuntasi bukanlah pelajara yang mudah dan gampang untuk dipelajari. Tapi pilihanku untuk menjadi seorang akunting adalah motivasiku untuk mau mempelajari dan mengetahui lebih lanjut. Karena menjadi seorag akunting bukanlah hal yang mudah karena seorang akunting hruslah bertanggungjawab atas laporan keuangan dalam suatu perusahaan .
Peran Sosiologi bagi cita-citaku yaitu melalui pelajaran tersebut peran nilai yang saya dapatkan yaitu dalm pembentukan karakter atau kepribadian. Karena hal tersebut pasti akan kita gunakan untuk hidup dalam lingkup pekerjaan maupun kelompok sosial.